Mari Sayangi Planet Bumi Kita dengan Gerakan Tanam Pepohonan

Kami Buka jam 08.00 WIB- 16.00 WIB Silahkan ke tempat kami di Bulusari Karangduwur, Kemiri, Purworejo, Jateng

Salam Go Green

Monggo Sedulur ... Bertanam Mangga Dalam Pot Itu Gampang !



Mangga sangatlah di sukai banyak orang. Tak heran jika buah mangga begitu populer di masyarakat. Bahkan di pekarangan rumah penduduk banyak sekali kita jumpai tanaman pohon mangga yang berbuah lebat. Tanaman mangga sangat cocok di budidayakan di tanah Indonesia. Tak hanya dapat di tanam di lahan terbuka, di tanam di pot ( tabulampot mangga ) juga akan menambah kesan indah tersendiri apalagi saat tanaman mangga ini berbuah ... Sekalian bisa dijadikan hiasan pokoknya.

Bagi anda yang ingin membudidayakan tanaman mangga dalam pot, caranya mudah sekali. Anda juga tak perlu mengeluarkan biaya mahal. Selain itu tabulampot tanaman mangga juga dinilai sangat efektif karena tidak memerlukan lahan yang luas, dan sangat cocok bagi orang-orang yang tinggal di perkotaan yang mempunyai lahan sempit. Beberapa trik untuk anda pemula yang menginginkan tabulampot mangga adalah sebagai berikut :

Pemilihan bibit mangga
      Hal yang pertama tidak boleh ketinggalan dalam bertanam mangga yaitu memilih bibit yang berkualitas unggul. Utamakan asal bibit dari perbanyakan vegetative ( sambung pucuk, okulasi ) agar lebih cepat waktu berbuahnya ( berproduksi ) karena pertumbuhannya yang relatif lebih cepat dibandingkan dengan perbanyakan dari biji.
      Untuk varietas tanaman mangga, anda bisa memilih jenis mangga yang sangat genjah / rajin berbuah seperti mangga arumanis, chokanan, manalagi, gedong gincu, mangga apel yang mudah ditanam di mana saja. Dan untuk jenis mangga ini dalam jangka waktu 2 tahun sudah belajar berbuah. Jenis tanaman mangga lainnya yang mudah berbuah juga bisa ditanam di tabulampot seperti mangga mahatir, brazil, yuwen, kiojay dan irwin. Anda bisa memilih sesuai selera jenis mangga apa yang di sukai dan akan ditanam dalam pot.




Media tanam
Tabulampot Mangga memang sangat cocok dengan media yang memiliki struktur remah, berbutir-butir, gembur dan kaya unsur hara. Selain itu, media juga harus porous, cukup ringan agar mudah dipindahkan serta bebas dari hama dan penyakit. Komposisi bahan yang digunakan untuk menanam tanaman mangga dalam pot adalah campuran dari tanah, pupuk kandang/kompos dan arang sekam dengan perbandingan 2 : 1 : 1. Dengan media tanam yang baik, tentu tanaman akan lebih cepat pertumbuhannya dan juga nutrisinya tercukupi.

Persiapan Pot
Anda harus memperhatikan berapa tinggi pohon mangga yang akan di tanam. Jika tinggi tanaman tersebut adalah 1,5 meter anda bisa memilihkan pot yang sesuai misalnya dengan menggunakan drum yang berdiameter 60 cm kemudian dipotong setengah bagian. Jangan lupa, dasar pot harus dilubangi untuk membuang kelebihan air. Jika dasar pot selalu basah / tergenang hal ini akan menyebabkan berbagai penyakit pada tanaman mangga, misalnya tanaman terkena busuk akar sehingga menyebabkan pertumbuhan tanaman terganggu dan tanaman lama kelamaan akan mati.



Penanaman Bibit
Pertama - tama isikan terlebih dahulu dasar pot dengan serutan gergaji / pecahan genting. Hal ini untuk menjaga kelancaran drainase dan  kelebihan air mudah keluar.  Masukkan tanaman setelah polybag dibuka, dengan posisi tanaman tepat dibagian tengah. Usahakan bidang bekas okulasi atau sambungan pada tanaman mangga masih terlihat 10 - 15 cm diatas permukaan tanah. Lalu Siramlah media secara perlahan agar memadat secara alami dan tanaman cepat segar kembali.

Pemeliharaan tanaman
  • Penyiraman
Seperti halnya tanaman lainnya, tanaman mangga juga perlu diberikan penyiraman secara rutin untuk menunjang pertumbuhannya. Penyiraman harus dilakukan secara teratur setiap pagi atau sore hari. Terutama jika musim kemarau tiba, media tanam lebih cepat kering sehingga penyiraman dilakukan 2 kali dalam sehari. Pada musim penghujan penyiraman bisa di kondisikan, asalkan media tanam jangan sampai kering.
  • Pemupukan
Tanaman mangga sangat membutuhkan unsur hara untuk kelangsungan hidupnya. Untuk memenuhi nutrisi dari tanaman tersebut, selain diberikan penyiraman secara rutin juga harus diberikan pupuk. Jenis pupuk yang diberikan dapat berupa pupuk anorganik ataupun organik. Pupuk anorganik contohnya urea, NPK, dll Sedangkan pupuk organik seperti pupuk kandang, kompos. Pupuk tersebut diberikan dengan cara ditaburkan dan kemudian disiram. Hindari penggunaan pupuk Anorganik (pupuk kimia ) secara berlebihan, karena bisa membuat tanaman menjadi panas dan mati. Untuk pupuk kandang, harus sudah matang saat diberikan. Cirinya, berbentuk remah, tidak berbau, dan tidak terasa panas saat dipegang.

  • Pengendalian Hama Tanaman
Jenis hama tanaman mangga yang sering menyerang diantaranya adalah kutu, lalat, bisul, ulat dan binatang penggerek batang / buah. Jika terdapat tanda-tanda tanaman terserang hama seperti diatas, segera lakukan penyemprotan insektisida. Penyemprotan ini dilakukan secara berkala, dan tidak dianjurkan setiap minggu karena akan mengganggu populasi serangga penyerbuk bunga.

Bagaimana ?? Cukup mudah bukan tabulampot mangga ? silahkan bisa anda coba ...
Jika anda masih terkendala dalam pengadaan bibit mangga nya, kami bersedia membantu anda untuk menyiapkan bibit unggulnya. Dengan harga bersahabat dan kondisi bibit fresh.

Hubungi Kami :

Bang USMAN
Jln. Kutoarjo-Bruno Km 07 Desa Bedono Karangduwur
Dusun Bulusari RT 02 / 02
Kec. Kemiri, Kab. Purworejo - Prop. Jawa Tengah
Telp / WA : 085729710988, 085228366998
BBM : 53E2E097

0 komentar:

Posting Komentar

Mitra Berkebun Anda

Stop Global Warming !

Anda Bertanya, Kami Menjawab

Invite Kami

Invite Kami