Mari Sayangi Planet Bumi Kita dengan Gerakan Tanam Pepohonan

Kami Buka jam 08.00 WIB- 16.00 WIB Silahkan ke tempat kami di Bulusari Karangduwur, Kemiri, Purworejo, Jateng

Salam Go Green

Trik Mudah Cara Okulasi Tanaman Jeruk : Warung Bibit

Budidaya tanaman jeruk memang menguntungkan. Selain itu harga jeruk di pasaran juga cenderung stabil sehingga banyak para petani yang mengebunkan dalam skala besar. Salah satu jeruk yang di gemari banyak orang yaitu jenis jeruk manis misalnya jeruk keprok, jeruk siam, jeruk santang, jeruk mandarin dan lain sebagainya.  Dalam membudidayakan tanaman jeruk, teknik yang sering di pakai petani adalah teknik perbanyakan dari okulasi.

Namun ketika akan melakukan teknik okulasi tanaman jeruk, hendaknya pemilihan bibit batang bawah harus yang sehat dan siap untuk di okulasi. Paling tidak, umur tanaman jeruk untuk batang bawah setinggi 15 - 20 cm dan sudah berumur 6 - 12 bulan.

Cara melakukan okulasi tanaman jeruk hal yang dilakukan pertama adalah kulit pada batang bawah dibuat sayatan atau irisan sepanjang 15 - 20 cm dan lebar 6 - 12 mm. kulit diangkat sedikit saja, kemudian ditarik ke bawah sepanjang 20 - 30 cm, sehingga mirip seperti lidah. Selanjutnya kulit sayatan ini dipotong dua dan satu bagian dibuang.

Entres / Mata Tunas
Entres atau mata tunas, yang didapat dari cabang pohon jeruk manis yang berkualitas unggul kemudian di iris dan disayat kulitnya. Panjang sayatan 5 - 11 mm dan panjangnya 20 - 25 mm. Letakkan sayatan kulit bermata tunas tadi pada bekas sayatan batang bawah. Setelah ditempelkan, ikat erat-erat dengan tali rafia ataupun pita plastik mulai dari bawah ke atas seperti susunan atap genteng. Sebaiknya dijaga agar mata tunas tidak sampai tertutup.

Setelah kurun waktu 2 minggu, tali pengikat bisa di buka. Mata tunas yang hidup akan berwarna hijau dan sudah menempel  kemudian akan keluar daun-daun muda. Jika daun muda sudah mulai tumbuh, pada batang bagian bawah / jarak 10 cm diatas tunas okulasi dikerat sedalam kurang lebih 1 cm dan direbahkan. Cara seperti ini dilakukan agar pertumbuhan tunas lebih cepat.

Jika perlu berilah kayu penegak untuk pertumbuhan tunas okulasi, dan biarkan tunas baru itu tumbuh hingga 1 meter. Sedangkan tunas-tunas lain yang tumbuh selain tunas hasil okulasi harus dibuang, agar mata tempel yang sudah keluar tunas baru dapat tumbuh secara maksimal. Selanjutnya setelah tunas okulasi tanaman jeruk tumbuh kuat, batang bawah yang telah di rebahkan di potong habis kemudian untuk menghilangkan infeksi pada tanaman di tutup dengan parafin cair.

Tanaman Jeruk Yang Siap Di Okulasi

Tanaman Yang Sudah di Okulasi, Sudah Mulai Tumbuh Tunas Baru

Demikianlah cara okulasi tanaman jeruk. Teknik okulasi yang benar, tentu  prosentase keberhasilan nya pun semakin tinggi. Anda pun bisa mencobanya sendiri, Mudah kan ??


Kunjungi juga toko bibit kami ya ... ☺☺

WARUNG BIBIT
a/n USMAN. Jln. Kutoarjo - Bruno Km 07 Desa Bedono Karangduwur
Dusun Bulusari RT 02/ 02
Kec. Kemiri, Kab. Purworejo - Jawa Tengah
Telp / WA : 0857 2971 0988

0 komentar:

Posting Komentar

Mitra Berkebun Anda

Stop Global Warming !

Anda Bertanya, Kami Menjawab

Jadilah Sahabat Warung Bibit

Isilah Form dibawah ini

Powered by Kirim.Email

Ada yang bisa kami bantu ?

Ada yang bisa kami bantu ?
Klik saja logo di atas

Invite Kami

Invite Kami